Mengenali Perbedaan Hardisk Eksternal Asli dan Palsu

Harddisk merupakan sebuah penyimpanan yang ada di komputer. Pada saat artikel ini ditulis sebuah Harddisk yang dijual di pasaran memiliki kapasitas dengan satuan GigaByte(GB) sampai Terabyte(TB). Harga Harddisk ditentukan oleh angka-angka kapasitas tersebut, semakin besar angka yang tertulis maka harganya akan lebih mahal. Banyak merk harddisk eksternal yang tersedia di pasaran diantaranya seagate, western digital, toshiba dan lain – lain.

Seiring berjalannya waktu kapasitas penyimpanan yang tersedia pada komputermu akan penuh karena file – file mu yang semakin banyak. Kamu mungkin ingin menambah kapasitas penyimpanan ini, tetapi untuk PC hal ini cukup menyulitkan karena harus melalui proses bongkar casing apalagi untuk laptop akan lebih merepotkan lagi. Tapi tenang saja, ada solusi yang dinamakan Harddisk eksternal yang bisa kamu gunakan dengan cukup mencolokkan Harddisk tersebut ke dalam slot USB dan bisa kamu bawa kemana – mana.

Harddisk eksternal seperti barang elektronik lainnya mempunyai versi palsunya alias KW dengan desain yang hampir mirip dengan aslinya. Tidak perlu cemas karena untuk membedakan antar yang asli dan KW tidak terlalu susah dan tergolong gampang. Kami disini akan menjelaskan beberapa metode untuk mengecek keaslian harddisk eksternal yang sudah kamu beli. Berikut metode yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui perbedaan harddisk asli dan palsu :

1) Cek Fisik HDD

Cara paling gampang untuk mengecek keaslian harddisk eksternal ialah dengan mengecek fisik dari harddisk eksternal tersebut. Coba kamu bandingkan bentuk dan desain harddisk yang sudah kamu beli dengan data yang ada di internet. Jangan lupa tonton video unboxing yang ada di Youtube dengan tipe harddisk yang sama. Jika semua sama mulai dari desain dan isi kotak penjualan yang kamu terima, ada kemungkinan harddisk kamu asli. Tetapi kamu jangan senang dulu, karena packaging bisa dengan mudah ditiru. Kamu harus lebih jeli melihatnya, seperti kualitas cetakan pada box apakah sudah telihat seperti asli?

2) Melalui Device Manager

Pada komputer yang menggunakan windows, kamu bisa membuka device manager untuk memastikan keaslian harddisk. Karena harddisk yang asli pada sub menu storage akan memunculkan nama vendor seperti samsung, toshiba, WD, dan lain – lain. Sementara harddisk palsu biasanya akan memunculkan nama aneh seperti product code usb device.

Cara membuka Device Manager
– Windows 10
Gunakan fungsi pencarian dengan mengklik icon kaca pembesar, dan tuliskan device manager di kotak pencarian.
– Windows XP, 7, 8
Masuk ke menu Control Panel>Lalu Klik Hardware and Sound>Pilih Device Manager.

Baca Juga :
1. Dompet Digital yang Perlu kamu tahu
2. Alasan untuk segera pindah ke SSD

3) Mengecek Kecepatan Baca/Tulis

Sebuah harddisk abal – abal dibuat dengan asal – asalan yang penting mempunyai bentuk yang serupa dengan aslinya dan performanya biasanya sangat jauh dengan harddisk asli. Kamu perlu melakukan pengecekan kecepatan baik secara manual dengan cara melakukan proses copy paste file maupun dengan menggunakan software seperti CrystalDiskMark yang bisa kamu download disini.

Bandingkan hasil antara angka yang muncul pada CrystalDiskMark dengan kecepatan yang di klaim oleh vendor hardisk tersebut, misal pada box tertulis upto 50Mbps sementara hasil pada aplikasi menjukkan hanya 5Mbps. Ada kemungkinan hardisk kamu adalah barang palsu, karena harusnya kecepatan baca tulis tidak terpaut terlalu jauh dengan yang di klaim oleh vendor.

4) Melalui Safely Remove Hardware

Cara sederhana seperti melihat melalui fitur Safely Remove Hardware juga bisa digunakan. Kami pernah menemukan kasus ada sebuah harddisk external yang saat akan di eject tertulis 2.0 Usb Storage padahal menurut spesifikasi harusnya merupakan sebuah harddisk dengan koneksi port usb 3.0. So, coba cek harddiskmu apakah muncul kasus yang serupa. Jika ya, tentu saja kamu patut curiga kalau harddisk yang kamu beli merupakan barang palsu.

5) Mencoba Menyalin File Ke HDD

Sebenarnya cara ini merupakan cara yang umum dan pertama kali digunakan untuk mengetes harddisk pada saat pertama kamu beli. Tinggal isi saja harddisk externalmu dengan berbagai macam file yang memang ingin kamu simpan disana. Tetapi untuk berjaga – jaga jangan di cut filenya, di copy saja dulu. Usahakan isi sampai batas lebih dari 50% dari total kapasitas harddisk tersebut, karena harddisk abal-abal biasanya akan error jika di isi banyak file. Setelah semua proses copy selesai, eject harddiskmu dan cek kembali file mu apakah video bisa diputar secara lancar?, file dokumen bisa dibuka tanpa error?.

6) Melalui Website Resmi

Pasti kamu sudah tahu apa yang harus kamu lakukan jika membuka sebuah situs resmi. Yap, Jawabannya adalah garansi. Sebuah Harddisk eksternal mempunyai sebuah nomor seri dan kode produk yang bisa kamu gunakan untuk di cek pada situs resmi. Pastikan produk mu terdaftar dan garansi yang kamu dapatkan sesuai dengan apa yang diakatakan oleh penjual di toko tempat kamu membeli.

Penutup

Memastikan keaslian suatu barang termasuk harddisk merupakan sebuah hal yang cukup tricky. Tetapi jika harddisk mu sudah lolos melewati semua tes diatas, kamu bisa cukup lega. Selamat, kemungkinan kalau harddisk mu adalah barang asli. Jika yang terjadi sebaliknya, alangkah baiknya kamu melakukan konfirmasi kepada penjualnya terlebih dahulu.
Jika kamu memiliki pendapat lain, jangan sungkan untuk menulis di kolom komentar ya 🙂

Bagikan ke teman:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *