Belanja laptop online adalah suatu kegiatan jual beli laptop yang kita lalukan secara daring tanpa adanya tatap muka antara penjual dan pembeli. Siring dengan perkembangan jaman dan situasi saat ini, belanja online semakin populer dan kian diminati oleh semua kalangan. Kemudahan untuk mengakses berbagai produk – produk secara online dan biasanya harga yang ditawarkan lebih murah daripada kita membeli langsung secara offline. Masalah pembayaran pun bisa dengan mudah diatasi dengan adanya fitur paylater yang tersedia ditiap marketplace yang tersedia.

Namun dibalik semua kemudahan tersebut tentu saja ada beberapa kekurangan saat kita membeli online dibandingkan datang langsung ke tokonya. Misalnya saja barang yang datang tidak sesuai dengan gambar dan deskripsi yang tertera pada toko onlinenya. Untuk itu kita perlu melakukan tindakan preventif dengan cara merekam video saat kita akan membuka paket, agar kalau barang tidak sesuai kita bisa dengan mudah menukarnya tau mereturnya kembali pada penjual.
Barang elektronik seperti sebuah laptop yang dibeli secara online sangat rentan untuk rusak pada saat proses pengiriman. Apalagi laptop tersebut harganya tidak bisa disebut murah karena harganya pasti sudah masuk jutaan untuk tiap unitnya. Maka dari itu berikut kiat kiat atau ceklist yang diperlukan kalau kamu mempunyai niat untuk membeli atau akan membuka paket laptop yang sudah dibeli secara online. Begini yang harus disiapkan..
Beberapa Hal yang Wajib Dilakukan Saat Unboxing Laptop
1. Buat Video Unboxing
Hal pertama dan sangat penting untuk dilakukan setelah menerima paket adalah dengan membuat dokumentasi saat membukanya. Meskipun kamu bukan seorang yang membuat konten unboxing sekalipun. Ini dilakukan agar nantinya kita bisa mengajukan garansi atau refund jika pada saat dibuka ternyata isi paket tidak sesuai dengan apa yang kita beli atau ada kekurangan barang yang dikirimkan.
Video ini bisa menjadi bukti untuk mengatasi masalah tersebut dan kita akan merasa aman saat membali laptop secara online. Maka dari itu saat menerima paket yang sudah ditunggu jauh jauh hari, jangan buru – buru untuk langsung membukanya. Apalagi kalau paket tersebut nilainya mahal dan merupakan barang elekrtonik yang rawan sekali untuk terjadi kerusakan pada saat pengiriman.
2. Periksa Fisik Laptop
Setelah melakukan unboxing, diperlukan untuk melakakukan cek fisik pada laptop. Lakukan pemeriksaan pada body laptop, cek apakah ada cacat fisik akibat benturan, adanya goresan atau tidak. Kalau laptop yang dibeli merupakan barang baru, maka cek semua segelnya apakah masih utuh dan tidak ada tenda kalau laptop sudah dibuka sebelumnya. Jangan lupa untuk mencocokkan nomor seri yang terdapat pada body laptop dengan nomer seri yang dicetak pada kardus.
Jika ditemukan luka fisik seperti lecet dan lain sebagainya, kamu bisa dengan mudah melakukan komplain dengan menyertakan video unboxing yang sudah dibuat sebelumnya. Tentunya kebijakan apakah nantinya unti diganti baru atau mekanisme pengembalian dana tergantung pada kebijakan toko tempat kamu membeli laptop tersebut.
Baca Juga:
- 7 Cara Mengatasi Request Time Out (RTO) saat bermain Game Online
- Cara Headless Install dan Setup Raspberry Pi OS Tanpa Menggunakan Monitor
- 3 Cara Simple Menghapus Watermark pada File PDF
3. Periksa Kelengkapan dan Kesesuaian Deskripsi
Kalau unit laptop sudah dipastikan bagus dan bukan merupakan barang defect, sekarang saatnya untuk mengecek kelengkapan lainnya. Aksesoris seperti charger dan bonus bonus lainnya tidak kalah penting dengan unit laptop itu sendiri. Bayangkan saja kalau ternyata dalam box yang kamu terima ternyata tidak disertai dengan charger, bagaimana nantinya laptop bisa dicas tanpa adanya charger.
Namun harus dicek kembali dengan deskripsi barang yang ditulis oleh sipenjual, apalagi kalau unit yang kamu beli merupakan unit yang bukan baru. Biasanya akan dituliskan apa saja kelengkapan yang nantinya diterima pada saat membeli. Kalau ternyata ada barang yang kurang, tanyakan kembali pada si penjual, akrena bisa jadi lupa untuk dimasukkan pada saat packing.
4. Masa Garansi
Garansi adalah suatu perjanjian atau perlindungan konsumen untuk barang yang sudah dibeli. Hal ini akan membuat konsumen merasa aman jika nantinya terjadi kerusakan yang bukan disebabkan oleh pemakaian. Kebijakan garansi seperti apa saja yang diganti dan sampai kapan masa berlaku garansi berbeda beda tergantung vendor dari masing – masing laptop. Simpan baik – baik kartu garansi kalau ada, dan jangan sampai merusak segel garansi yang biasanya ada di beberapa titik pada badan laptop.
Jangan lupa untuk segera mendaftarkan garansi tersebut, agar bisa langsung berjalan dan kerusakan yang mungkin akan terjadi bisa diminimalisir. Untuk sekarang garansi sudah bisa didaftarkan via online, bahkan ada beberapa laptop yang sudah aktif masa garansinya sejak pertama kali laptop dihidupkan. Kalau unit yang kamu beli merupakan unit second biasanya masa garansi tidak akan sampai hitungan bulan, karena yang menanggung kerusakan adalah toko ditempat kamu membelinya.




