6 Cara Agar Laptop Tidak Panas Saat Digunakan

Suhu yang panas saat barang elektronik sedang bekerja mungkin merupakan hal yang wajar. Tetapi jika tingkat panas sudah tidak bisa kita tolerir lagi bisa membuat kita risih saat menggunakan device tersebut. Apalagi untuk sebuah laptop yang terdiri dari beberapa komponen elektronik sekaligus. Tentu saja laptop akan menjadi panas saat digunakan.

Laptop tidak Panas

Apalagi laptop jaman sekarang dari segi spesifikasi sudah hampir bisa menyamai sebuah PC namun ukuran laptop yang dibuat menjadi semakin kompak. Kedua hal ini tentunya akan sangat mempengaruhi suhu yang dihasilkan saat laptop bekerja dengan keras. Memiliki spesifikasi tinggi berarti proses yang terjadi semakin banyak dan energi yang digunakan semakin besar. Design tipis dan kompak membuat jarak antar komponen semakin dekat dan sirkulasi udara semakin sulit. Berikut hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi suhu panas pada laptop ketika sedang digunakan.

Cara Agar Mengatasi Laptop yang Cepat Panas

Ruangan Ber-AC

Air Conditioner atau biasa disingkat dengan AC merupakan pendingin ruangan yang paling banyak digunakan untuk saat ini. Nah, Cara paling mudah agar laptop mu tidak cepat panas saat digunakan tentu saja dengan menggunakannya pada ruangan ber-AC. Saat kamu berada pada ruangan ber-AC suhu disekitarmu akan menjadi dingin. Suhu dingin ini cukup untuk menahan agar laptop tidak panas, karena suhu disekitar laptop sudah dingin. Meskipun tidak terasa panas saat diluar, bagian dalam laptop masih akan terasa panas. Tetapi hal ini merupakan sesuatu yang normal.

Permukaan Datar dan Keras

Kebanyakan design laptop untuk sirkulasi udara saat ini adalah mengambil udara segar dari bawah laptop, kemudian membuang udara panas melalui kipas pada bagian samping laptop. Kamu bisa mengecek ventilasi udara ini dengan tanda lubang lubang yang berada pada permukaan bawah laptop.

Maka dari itu kamu tidak boleh menaruh laptop pada permukaan yang tidak datar dan cenderung lembut, misal di atas bantal, kasur dan lainnya. Jika kamu menutup lubang ini dengan menggunakan laptop pada permukaan yang tidak datar dan keras, maka akan menyebabkan laptop gampang sekali panas. Hal ini terjadi karena sirkulasi udara pada laptop yang terganggu.

Jangan Membuka Aplikasi Berat

Seiring dengan semakin berat kinerja laptop yang kamu gunakan maka akan semakin besar pula panas yang dihasilkan. Untuk mengurangi suhu panas pada laptop, kamu bisa membatasi aplikasi yang sedang kamu gunakan. Misalnya saja tidak terlalu banyak membuka tab pada sebuah browser, atau tidak membuka software berat yang menyebabkan penggunakan resource laptop secara penuh seperti game berat maupun software editing grafis. Jika laptop hanya digunakan untuk aplikasi ringan seperti menonton video secara offline maupun mengetik dengan aplikasi office, maka suhu yang dihasilkan tidak terlalu panas.

Aktifkan Kipas Internal Laptop

Seperti yang kita tahu sirkulasi udara merupakan hal yang sangat penting dan bertanggungjawab mengenai panas tidaknya laptop. Sirkulasi udara yang tidak lancar atau terhambat akan mengakibatkan laptop menjadi panas bahkan pada saat digunakan untuk membuka aplikasi yang ringan. Pada sebuah laptop sudah disematkan kipas pendingin internal yang digunakan untuk membuang panas berlebih dari dalam.

Untuk laptop yang berukuran mini seperti netbook mungkin tidak memiliki kipas internal karena keterbatasan ruang. Nah, banyak dan besarnya kipas ini tergantung dengan kemungkinan panas yang akan dihasilkan oleh laptop. Pada laptop gaming terdapat beberapa mode kipas, mulai dari silent sampai mode powerfull. Opsi ini bisa kamu aktifkan melalui software bawaan laptop maupun dengan menggunakan tombol yang disediakan. Hal yang perlu kamu ingat semakin kencang kipas berputar, maka suaranya akan semakin berisik.

Bersihkan Laptop dari Debu

Debu merupakan musuh utama kipas internal laptop. Apalagi jika kamu sering menggunakan laptop di luar ruangan. Kemungkinan banyak debu yang akan menempel di kipas internal laptopmu. Ditandai dengan kipas berputar kencang padahal hanya digunakan hanyak untuk aktifitas ringan seperti mengetik dengan aplikasi office. Cara membersihkannya juga cukup mudah, hanya perlu membuka backpanel laptop lalu bersihkan kipas dengan menggunakan sikat atau kuas.

Gunakan Baterai saat Menggunakan Laptop

Menggunakan laptop tanpa di cas rupanya juga bisa dilakukan agar mengurangi panas pada laptop. Hal ini terjadi karena pada saat kamu menggunakan baterai tanpa dicolok ke adapter listrik, sistem laptop akan membatasi penggunaan resource laptop tidak sampai 100%. Pembatasan ini mungkin akan mengakibatkan laptop menjadi agak lemot daripada biasanya, tetapi hal ini cukup membantu untuk mengurangi panas berlebih yang terjadi saat laptop digunakan.

Penutup

Laptop yang panas saat digunakan memang tidak nyaman saat digunakan. Apalagi saat digunakan untuk bekerja dengan waktu yang lumayan lama. Tetapi dengan beberapa pengaturan dan cara penggunaan yang benar kita bisa mengatasi hal ini dengan mudah.

Bagikan ke teman:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *