6 Ciri – Ciri Laptop yang Kemungkinan Terinfeksi Virus

Virus laptop merupakan program yang memang sengaja diciptakan oleh oknum yang mempunyai niat jahat. Program ini mempunyai sifat yang merusak dan bisa menduplikasi dirinya sendiri secara otomatis sebagai caranya untuk mempertahankan diri. Varian virus ada banyak macamnya dan dikelompokkan berdasarkan sifat dan tingkat kerusakan yang dihasilkan oleh virus tersebut.

Virus Laptop

Semakin lama muncul turunan dari varian – varian virus yang sudah ada, bisa dibilang virus juga mengalami evolusi dan mutasi. Hal ini mengakibatkan virus semakin susah dideteksi dan dibasmi apalagi jika kamu tidak menggunakan program antivirus. Berikut macam – macam virus laptop dan bagaimana cara mendeteksi keberadaannya tanpa menggunakan antivirus.

Macam – Macam Virus Komputer

Worm

Sesuai namanya virus jenis ini akan mulai menggerogoti laptopmu sesaat setelah menginfeksi. Kinerja laptop akan terasa menjadi berat dan mungkin kapasitas harddiskmu akan mulai menurun karena virus memperbanyak dirinya sendiri.

Trojan

Namanya diambil dari kisah sejarah Yunani, virus ini akan menyamar menjadi program lain yang sudah disusupi program jahat lainnya. Misal menjadi crack suatu game atau software. Maka dari itu kami sarankan untuk tidak sembarangan mengunduh file di internet. Bisa dibilang virus jenis ini sebagai perantara untuk virus jenis lain bisa menginfeksi.

Backdoor

Secara harfiah bisa diartikan sebagai pintu belakang. Meski sebenarnya bukan sepenuhnya merupakan virus. Tetapi jika terdapat program ini pada laptop mu maka bisa jadi laptopmu sudah pernah dibobol oleh peretas dan menginstall program ini agar mereka bisa dengan mudah mengakses laptopmu kembali.

Spyware

Singkatan dari Spy Software yang berarti program pengintai. Sesuai dengan namanya virus jenis ini akan merekam semua yang kamu lakukan pada saat menggunakan laptop. Tentunya hal ini sangat berbahaya apalagi kalau kamu login ke situs perbankan.

Adware

Virus jenis ini akan menampilkan iklan yang muncul dimanapun dan kapanpun. Jenis virus ini lebih kepada menganggu daripada merusak sistem laptop.

Ransomware

Virus ini akan mengenkripsi file pribadi kamu dan membuatnya tidak bisa dibuka. Kamu akan dimintai tebusan atas filemu yang sudah terenkripsi oleh virus jenis ini. Meskipun setelah membayar tebusan tidak ada jaminan pasti kalau filemu akan bisa kembali dengan aman.

Cara Mendeteksi Kalau Laptop Sedang Terkena Virus

1. Kinerja Melambat

Kamu merasa jika akhir – akhir ini kinerja laptopmu perlahan-lahan mulai melambat ?. Mulai dari membuka beberapa aplikasi yang seharusnya ringan memerlukan waktu yang lama sampai proses startup dan shutdown yang sangat lama daripada biasanya. Kebanyakan virus akan melakukan penggandaan diri sesaat setelah berhasil melakukan infeksi, hal ini menyebabkan kinerja sistem menjadi berat dan lambat.

Meskipun belum tentu hal tersebut disebabkan oleh laptopmu yang terinfeksi virus, tetapi kamu perlu untuk tetap waspada sebelum terlambat. Tidak ada salahnya untuk melakukan scan secara menyeluruh menggunakan aplikasi antivirus baik yang gratis maupun berbayar. Sebelum melakukan scan pastikan aplikasi antivirusmu merupakan yang paling baru.

Baca Juga:

2. Kipas Laptop Sering Berbunyi Tiba-Tiba

Sebuah kipas internal dari laptop memang didesain untuk aktif saat laptop mencapai suhu tertentu untuk menurunkan panas laptop. Tetapi apa jadinya jika laptop yang sedang kamu biarkan standby tiba- tiba saja membunyikan kipas dengan kencang. Padahal kamu merasa tidak melakukan atau sedang membuka aplikasi berat yang bisa membuat sistem bekerja dengan keras.

Seperti penjelasan pada poin sebelumnya, pada saat menginfeksi virus melakukan proses yang memperberat sistem. Karena itulah kipas berbunyi untuk menurunkan suhu akibat kerja sistem yang semakin berat. Tetapi jangan panik terlebih dahulu, bisa saja kipas laptop yang tiba – tiba aktif merupakan ulah dari aplikasi lain yang berjalan di belakang layar, seperti windows update salah satunya.

3. Muncul Window Command Prompt Saat Startup

Kalau kamu sudah lama mengenal dunia komputer pasti mengenal program satu ini. Command Prompt merupakan sebuah jendela yang digunakan untuk mengetikkan perintah. Aplikasi yang didominasi warna hitam dan sederhana ini sangatlah powerfull bagi orang – orang yang memang mengetahui fungsinya. Command Prompt sudah ada sejak lama bahkan sebelum era windows xp sekalipun. Meskipun pihak microsoft sendiri sudah menyediakan alternatif program secara built in, banyak orang yang lebih menyukai program ini karena dirasa lebih ringan dan lebih simpel.

Sebenarnya fungsi program ini sangatlah banyak, tetapi para pembuat virus menyalahgunakannya untuk menyuntikkan virus mereka. Karena bagi pengguna awam pasti tidak terlalu curiga dengan program ini. Untuk itu jika kamu menemui ada window command prompt pada saat startup dan tiba – tiba menghilang dengan cepat, bisa saja ini merupakan tanda kalau laptopmu sedang terinfeksi virus. Segera periksa daftar program yang dijalankan saat startup melalui task manager untuk memastikannya kembali.

4. Terdapat File Mencurigakan

Disaat kamu membuka file dan folder yang ada pada harddisk, kamu tiba – tiba menemukan file yang tidak kamu kenal. File mencurigakan tersebut sebaiknya tidak kamu buka sembarangan, karena bisa saja file tersebut adalah virus dan akan menghapus datamu jika dibuka. File buatan virus biasanya hanya berukuran kecil dan memiliki ekstensi layaknya file normal untuk mengelabui pengguna. Misalnya saja file virus shortcut yang berkamuflase dengan menyamar sebagai shorcut.

Kamu juga harus berhati hati jika menemukan folder datamu berubah menjadi shortcut. File mu yang asli kemungkinan terkena hidden. Untuk mengembalikkan file yang terhidden oleh virus cukup mudah selama file tersebut belum di enkripsi maupun di hapus oleh virus.

Caranya cukup buka file explorer kemudian pilih menu view pada ribbon, lalu klik panah pilih change folder and search options maka akan muncul jendela baru. Pada jendela baru tersebut pilih tab view lalu pilih option show hidden files dan hilangkan centang pada hide protected operating system files klik yes jika muncul pemberitahuan akhiri dengan mengklik apply.

Setelah file mu muncul kembali segera backup file tersebut dan lakukan scan secara menyeluruh terhadap laptopmu.

5. File Data dan Dokumen Tidak Bisa Dibuka

Kamu memiliki file data dan dokumen yang tiba – tiba tidak bisa dibuka padahal kamu merasa file tersebut sebelumnya normal. Pada saat ingin dibuka file tersebut error atau muncul peringatan kalau kamu tidak memiliki program yang dibutuhkan untuk membuka file tersebut. Bisa jadi laptopmu sedang terinfeksi virus dengan jenis ransomware. Jenis file yang bisa terserang bermacam – macam tergantung jenis dari ransomware tersebut.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya virus ini menyerang file pengguna dengan menyandera file tersebut dan meminta tebusan kalau kamu ingin membuka file tersebut kembali. Apalagi jika kamu mendapati file pribadi kamu berganti ekstensi file, misal dari semua file .docx menjadi .xyz dan sebagainya. Biasanya juga disertai dengan file notepad yang menjelaskan cara untuk mendapatkan filemu kembali.

6. Muncul Iklan Dimana mana

Kalau kamu menemui iklan yang muncul dimana – mana, padahal kamu tidak merasa sedang melakukan browsing. Iklan yang muncul ini bisa jadi merupakan pertanda kalau laptopmu sedang terinfeksi virus dengan jenis adware. Virus jenis ini sebetulnya tidak merusak, tetapi sangat menganggu dan banyak menghabiskan kuota kamu. Bagaimana tidak, kamu akan menemui iklan yang muncul setiap beberapa menit sekali.

Penutup

Itulah beberapa cara untuk mendeteksi apakah laptopmu sedang terkena virus atau tidak. Meskipun kamu menemukan ciri – ciri yang telah disebutkan ada pada laptopmu, tetapi belum tentu 100% laptopmu sedang terinfeksi virus. Pastikan kembali dengan melakukan instalasi antivirus.

Bagikan ke teman:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *