5 Cara Jitu Mempercepat Booting Windows Kurang dari 5 detik

Operating sistem yang populer digunakan ialah Windows dan MAC. Di Indonesia sendiri banyak sekali pengguna Windows, karena dinilai lebih user friendly dan gampang digunakan. Dibuat oleh Microsoft, Windows sudah mencapai versi 10 pada saat artikel ini ditulis. Selain membuat Operating sistem Microsoft juga membuat software – software yang dibuat untuk mensupport kinerja dari Operating Windows itu sendiri.

OS Windows pada saat pertama kali dihidupkan selalu melakukan proses yang sama yaitu prosess booting. Proses ini merupakan proses untuk meload kembali file – file dan aplikasi yang disimpan di dalam ruang penyimpanan agar bisa kamu gunakan. Ada beberapa istilah booting seperti Cold Booting dan Hot Booting. Jika kamu melakukan restart sistem maka komputer akan melakukan hot booting. Tetapi jika kamu menyalakan sistem yang sudah kamu shutdown sebelumnya, inilah yang dinamakan Cold Booting.

Mempercepat Booting Windows

Waktu untuk booting sendiri cukup bervariasi dan banyak faktor yang mempengaruhinya. Terkadang proses ini menjadi hal paling menyebalkan, apalagi jika kamu ingin dengan segera menggunakan komputermu. Tenang saja, kamu bisa melakukan hal berikut untuk mempercepat prosess booting kamu.

Mempersingkat Booting Windows 10, 8, 7

1. Menggunakan Task Manager

Aplikasi bawaan windows ini sudah tersedia sejak lama dan mempunyai fungsi yang sangat banyak. Selain fungsinya yang banyak aplikasi ini juga bisa diandalkan untuk menutup aplikasi lain yang sedang crash dan mengalami not responding. Untuk membuka Task Manager cukup mudah tinggal tekan kombinasi tombol CTRL+ALT+Esc secara bersamaan maka akan memunculkan aplikasi ini.

Setelah aplikasi terbuka pindah ke tab startup dan kamu akan melihat aplikasi apa saja yang di load oleh windows saat laptop mu baru saja menyala. Cek satu – satu aplikasi tersebut apakah kamu memang membutuhkannya saat pertama menyalakan windows. Jika kamu sudah mementukan aplikasi mana saja, tinggal matikan saja aplikasi yang tidak kamu butuhkan dengan cara klik kanan lalu pilih disable. Kamu bisa melihat berapa lama waktu booting laptop / pc mu di pojok kanan atas aplikasi ini (lebih kecil waktunya lebih baik).

2. Mematikan Services yang Tidak Perlu

Sebagai bagian dari aplikasi, service merupakan aplikasi yang berjalan dibelakang layar dan tidak kamu sadari. Pada saat windows mulai booting, aplikasi dan services akan di load dari awal. Jika banyak service yang tidak kamu butuhkan di load saat awal windows berjalan, tentunya akan memakan waktu agar sistem bisa kamu gunakan dengan sepenuhnya.

Buka service manager dengan mengetikkan “services” di kolom pencarian windows 10. Aplikasi services akan menampilkan semua services yang ada di windows beserta deskripsi singkat mengenai service tersebut. Matikan autostart service yang kamu anggap tidak perlu dengan klik kanan lalu pilih properties. Akan muncul jendela dialog, lalu pilih pada startup type menjadi manual, simpan dengan klik apply. Hanya matikan service yang kamu kenali saja dan jangan mengganggu service dengan embel – embel windows. Karena jika kamu salah mematikan service bawaan windows, maka komputer kamu tidak akan berjalan dengan sempurna.

Baca Juga:

3.Cek Pembaruan untuk Driver

Sebagai perantara antara dan penghubung dari perangkat keras dan perangkat lunak. Driver merupakan software yang cukup krusial dan pastikan untuk selalu menggunakan driver yang terbaru. Kalau kamu menggunakan driver yang tidak terupdate, kemungkinan ada driver yang tidak cocok dan memperlambatkan windows untuk melakukan booting. Kamu bisa mengecek pembaruan untuk driver melalui halaman web vendor perangkat keras mu atau menggunakan software dari pihak ke ketiga. Bagi pengguna windows 10, saat melakukan update juga sekaligus mengupdate driver yang terinstal.

4.Gunakan Windows Terbaru

Microsoft selalu memberikan update secara berkala baik update yang bersifat minor maupun major update. Windows update bisa dengan mudah kamu dapatkan dengan membuka menu windows update yang sudah tersedia. Tentunya kamu membutuhkan koneksi internet untuk menggunakan fungsi ini. Kamu sebaiknya selalu menjaga dan memastikan kalau windows yang yang gunakan adalah yang paling mutakhir.

Bukan tidak mungkin penyebab komputermu lama saat booting dikarenakan windows yang kamu gunakan saat ini tidak memanfaatkan sepenuhnya resource pada hardware. Misalnya saja kamu menggunakan intel optane yang merupakan teknologi baru dan belum ditemukan saat windows xp pertama kali diluncurkan. Maka hardware kamu tidak akan terbaca dan menjadi sia – sia.

5.Ganti dari Harddisk Menjadi SSD

Inti dari booting windows adalah membaca file yang tersimpan di harddisk dan di proses saat pertama kali windows menyala. Jadi kalau kamu mengubah harddisk kamu dari yang semula masih biasa ke SSD maka peningkatannya akan sangat terasa sekali. Selain kecepatan baca dan tulis yang meningkat SSD juga dikenal lebih awet daripada harddisk biasa. So, kalau kamu masih menggunakan harddisk konvensional saatnya beralih ke SSD biar makin ngebut.

Penutup

Menunggu waktu komputer menyala mungking memang menyebalkan, tetapi dengan menerapkan beberapa konfigurasi. Kamu bisa mengurangi waktu tunggu tersebut dan menggunakan waktu yang terbuang percuma untuk melakukan hal lain yang produktif.

Bagikan ke teman:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *